Prohaba.co
Dinihari Keluar Rumah, Gadis Belia Terikat Dalam Parit
Jumat, 26 Agustus 2016 15:47 WIB
* Cincin Ngaku Dirampas

SIGLI - Sebuah kasus berbalut misteri diakui dialami oleh gadis modis, Tara Tenisa (20) warga Gampong Pante Teugoh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie. Jumat (25/8) sekira pukul 06.00 WIB, perempuan muda itu ditemukan dalam parit dengan kondisi mulut dan kaki terlakban, serta tangan terikat.

Belakangan terungkap jika Tara keluar rumah sekitar pukul 02.00 WIB dinihari menemui seseorang yang diduga menganiaya dirinya. Belum diketahui bagaimana hubungan Tara yang terlihat tomboy itu, dengan lelaki yang memanggilnya pada pukul 02.00 WIB tersebut. Namun pihak kerabat Tara mengungkap versi lain, dengan mengakui Tara keluar rumah untuk buang air kecil, namun tak diketahui bagaimana hingga gadis hitam manis itu malah ditemukan dalam parit pada pagi harinya. 

Dari berbagai sumber di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chiek Di Tiro, Sigli, Pidie, korban mengalami luka gores pada bagian dada dengan kondisi baju oblong yang dipakai robek sejengkal. Selain itu, Tara juga mengalami luka pada lengan akibat terkena benda tajam. “Selain mendapat perlakuan kasar dari pelaku dengan melakban mulut korban, pelaku juga diakui korban merampas cincin milik korban dengan kadar satu mayam (3 gram) di jari manis,” sebut Kapolres Pidie, AKBP M Ali Kadhafi SIK memalalui Kapolsek Kota Sigli, AKP Hefi Bachri, Kamis (25/8).

Dari informasi sementara, sebut Hefi Bachri, korban keluar pada pukul 02.00 WIB untuk menemui seseorang di jembatan Krueng Tukah Pantee Tengoh. Tidak diketahui pembicaraan antara  korban dengan pelaku. Namun, diperkirakan pembicaraan itu berakhir dengan kekerasan terhadap Tara.

Usai mulut dibekap dengan lakban, dara kelahiran 1996 lalu itu, disebut-sebut dimasukkan ke dalam mobil minibus jenis Avanza hitam. Selanjutnya pelaku mencampakkan korban ke parit badan jalan Sigli-Kembang Tanjong atau persisnya di Blang Paseh.

Korban dengan sisa tenaganya mencoba merangkak naik ke badan jalan. “Beruntung hingga pukul 06.00 dua warga yang menemukan sosok gadis dengan posisi terikat dan kondisi sangat lemah,”jelasnya.

Melihat kondisi demikian, kedua warga langsung melaporkan ke aparat Polsek Kota Sigli untuk mengamankan ke RSU Tgk Chiek Di Tiro, Sigli guna mendapat penanganan medis. “Kasus ini dalam penanganan dan pengusutan aparat Polisi karena korban sampai saat ini masih shok berat,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan kerabat korban, Safrina (32), bahwa Tara keluar rumah sekira pukul 01.00 WIB dini hari  hendak pipis keluar rumah karena sumur berada di luar. Dan sampai pukul 02.00 WIB. “Dia, selama ini sering bersama saya tapi sampai saat ini saya tidak mengetahui siapa gerangan pelakunya karena sampai saat ini sedang dilakukan penanganan oleh pihak berwajib (Polisi),” tukasnya.(c43) 

Editor : bakri