Prohaba.co
Nek Ati Diduga Ikut Sindikat Narkoba Internasional
Sabtu, 23 Juli 2016 13:19 WIB

* Di Rumahnya Ditemukan Ribuan Butir Ekstasi

MEDAN – Di usianya yang mulai menua, Mahyati Marpaung atau lebih akrab disapa Nek Ati (50), harus berurusan dengan hukum. Tuduhan yang dialamatkan pun tidak main-main. Wanita setengah abad itu terindikasi terlibat jaringan peredaran narkoba internasional.

Nek Ati diciduk polisi dari kediamannya di Tanjungbalai, Sumut pada Senin (18/7) lalu. Ia tak bisa mengelak dari segala tuduhan karena petugas menemukan barang bukti sabu-sabu dua kilogram dan pil ektasi yang mencapai empat ribu butir.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan, Jumat (22/7) mengatakan, keterlibatan tersangka dalam kejahatan ini bisa dibilang tidak disengaja. Awalnya polisi mengincar seorang pria berinisial TH yang diduga baru saja menerima kiriman narkoba dari Malaysia melalui perairan Tanjungbalai. Namun dalam pengintaian itu, polisi tidak menemukan pergerakan mencurigakan. Belakangan diperoleh informasi kalau paket kiriman narkoba milik TH sudah berada di rumah Nek Ati. “Beliau ini sebenarnya bukan target kita. Tapi kondisi di lapangan justru mengungkap keterlibatan dirinya. Makanya kediamannya kita geledah dan ditemukan narkoba dalam jumlah besar,” kata Ayep.

Seluruh narkoba itu kata dia disimpan Nek Ati di kamar tidurnya dalam kondisi masih dalam kemasan rapi. Kepada penyidik, tersangka membantah bagian dari sindikat peredaran narkoba yang memiliki jaringan hingga Malaysia. Dalam pembelaannya, tersangka mengaku tida tahu kalau bungkusan yang dititipi TH berisi narkoba. “Dia membenarkan narkoba itu milik TH. Masih kita dalami peran tersangka dalam kasus ini.”

Ayep menegaskan pihaknya tidak begitu saja percaya dengan pembelaan diri tersangka, karena proses penyidikan lebih mengedepankan bukti yang ditemukan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan tersangka dijatuhi hukuman mati karena penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) subsidair dari Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sampai saat ini keberadaan TH masih terus diburu polisi.(mad)

Editor : bakri