Prohaba.co
Kepala Pedagang Kopi Dihantam Botol Sirup
Senin, 4 Juli 2016 15:44 WIB
dikeroyok-tiga-pedagang-di.jpg
Kapolsek Kuala Iptu Tri Andi Dharma melihat kondisi Zulkifli, seorang pedagang kopi yang dirawat di IGD RSUD Nagan Raya, setelah sebelumnya dikeroyok tiga pedagang di Kompleks Pasar Simpang Peuet dan korban dipukul menggunakan botol syrup di bagian kepalanya, Minggu (3/7) siang.

* Gara-gara Rebutan Lapak Jualan

SUKA MAKMUE - Kepala Zulkifli (45), pedagang kopi di kawasan Nagan Raya, dipukul oleh tiga warga Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, menggunakan botol sirup di kawasan pasar tradisional Simpang Peut, Minggu (3/7) pagi. Akibatnya, warga Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat, itu mengalami luka robek sepanjang 5 centimeter di bagian kepalanya.

Sekira pukul 10.00 WIB kemarin, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala, Nagan Raya, menangkap Nyak Har (42) sopir, Misrianto (26), serta Sudarman. Kini, ketiga warga Kompleks Perumahan CRS, Gampong Gampa, Meulaboh itu diamankan di sel Mapolsek Kuala.

Aksi premanisme itu terjadi lantaran Zulkifli menurut ketiga warga Meulaboh itu merebut lapak yang biasa digunakan dirinya berjualan di Pasar Tradisional di kawasan Simpang Peuet, Kecamatan Kuala. Menurut Zulkifli, lapak tersebut telah disewa selama lima tahun.

Untuk mendapatkan kembali haknya, Zulkifli pun berusaha memberitahu tentang status lapak dimaksud pada Nyak Har, Misrianto, dan Sudarman. Namun, ketiga warga Meulaboh tersebut menjawab dengan bahasa yang kuran berkenan.

Tiba-tiba, keributan sesama pedagang ini pun terjadi. Bahkan, mereka sama-sama mengklaim lapak tersebut telah disewa untuk berjualan. Tiba-tiba, Nyak Har dan Misrianto yang tersulut emosi, langsung memukul kepala Zulkifli menggunakan botol sirup. Seketika itu pula, kepala Zulkifli luka robek secara serius.

Zulkifli pun terjatuh dengan darah segar yang mengalir di kepala. Dia langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Nagan Raya, di kawasan Ujong Fatihah, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Polisi yang mendapatkan laporan ini langsung menuju ke lokasi kejadian. Nyak Har, Misrianto, dan Sudarman pun ditangkap. Mereka digelandang ke Mapolsek Kuala.

Kapolsek Kuala, Iptu Tri Andi Dharma, mengatakan hingga kemarin, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti kejadian itu. “Ketiga tersangka kami tahan. Selanjutnya kami proses hukum,” tegasnya.(edi)

Editor : bakri