Prohaba.co
Kemenkum HAM dan Polisi Didesak Usut LP Langsa
Minggu, 26 Juni 2016 15:31 WIB
* Terkait Napi Diluar LP Jual Narkoba 

LANGSA - Pihak Kementerian Hukum dan HAM (Kemekum HAM) Aceh dan Polres Langsa didesak mengusut tuntas kasus tertangkapnya seorang narapidana (napi) Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa, M Sueb Suteja (41), terkait kasus pengedaran sabu-sabu dan ganja. 

Sueb ditangkap Sat Reserse Narkoba Polres Langsa diluar LP, padahal dia baru menjalani hukuman setahun dari lima tahun vonis pengadilan terkait kasus sabu-sabu.

Permintaan pengusutan itu disampaikan Ketua FPRM Aceh, Nasruddin, Sabtu (25/6). Menurutnya, polisi harus mengambil tindakan tegas kepada pihak LP Langsa yang memberi kebebasan kepada napi M Sueb Suteja keluar sel.

Nasruddin menduga kasus dikeluarkannya M Sueb tidak sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Alasan Sueb dia diberi keluar LP karena sakit. Tapi ketika ditangkap Polisi, napi itu dalam kondisi sehat. Parahnya lagi, saat Sueb ditangkap ditemukan ganja dan sabu-sabu.

“Pihak LP harus bertanggung jawab terhadap persoalan ini. Masak napi bisa berkeliaran di luar LP dan mengedarkan narkoba,” ujarnya. 

Seperti diberitakan, seorang napi Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa, M Sueb Suteja (41), ditangkap di rumahnya oleh aparat Sat Res Narkoba Polres Langsa, karena kedapatan menjual sabu-sabu dan ganja. Napi ini melakukan usaha haramnya bukan dalam LP, melainkan di tempat tinggalnya Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat. 

Data yang ada menyebutkan, M Sueb baru menjalani hukuman penjara 1 tahun, dari 5 tahun vonis terkait kasus mengedarkan sabu-sabu. Tetapi anehnya M Sueb boleh berada di luar sel LP Kelas II B Langsa, hingga muncul dugaan pihak Lapas sengaja memberikan izin Sueb bebas keluar masuk LP.

Sebelumnya, seorang nara pidana (napi) di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa, Reviendi (20), yang dipenjara atas kasus penggelapan dengan masa hukuman 2,6 tahun, dilaporkan kabur dari LP pada Selasa (31/5) sekitar pukul 09.00 WIB.

Napi yang baru beberapa bulan menjalani hukumannya itu, meloloskan diri setelah merusak jendela di ruang kantor petugas LP B tersebut, dengan cara mencongkel teralis besi jendela. “Hingga kini, napi tersebut belum ditemukan dan petugas (sipir) LP masih melakukan pengejaran, tapi napi tersebut belum berhasil ditangkap,” kata seorang sumber yang minta tak ditulis namanya.(zb)

Editor : bakri