Prohaba.co
Komplotan Pembobol Toko Antarprovinsi Ditembak
Senin, 6 Juni 2016 16:18 WIB
BIREUEN – Ban mobil komplotan pembobol toko antarprovinsi ditembak aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, Sabtu (4/6) menjelang subuh. Peristiwa itu terjadi saat polisi hendak menangkap empat pria asal Binjai Sumatera Utara tersebut. Sempat terjadi kejar-kejaran dengan polisi di Jalan Medan-Banda Aceh, di kawasan Cot Buket, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Keempat pembobol toko dimaksud yakni empat Dodi, Aris, Hutasoit, dan Iskandar. Dua di antaranya, Dodi dan Aris, merupakan residivis kasus sama. Mereka pernah mendekam dalam sel Medan karena mencuri di salah satu toko di Sumut, empat bulan lalu.

KBO Satreskrim Polres Bireuen, Ipda Rifki Muslim, mengatakan pembobolan toko asal Binjai itu ditangkap timnya saat berusaha kabur dari upaya penghadangan di depan Markas Polres Bireuen, Sabtu (4/6), sekira pukul 05.00 WIB. Laju mereka dihentikan lantaran teridentifikasi membobol toko pakaian di Kota Langsa dan dua toko ponsel Bireuen.

“Mereka ini berkeliling ke sejumlah daerah di Aceh. Dodi dan Aris baru bebas dari hukuman penjara empat bulan lalu,” ujar Rifki didampingi Kasubbag Humas Ipda Hendri Yunan, kepada Prohaba, kemarin.

Rifki menjelaskan, saat beraksi di sebuah toko kawasan Bireuen, ada warga sekitar melaporkan ke polisi. Tim Opsnal Reskrim Polres Bireuen pun mendatangi lokasi. Saat anggota datang, mereka kabur dengan mobil Toyota Innova Hitam ke arah Medan.

Ketika melintas di depan Mapolres Bireuen, komplotan ini tidak mau berhenti meski sudah diberi tembakan peringatan dua kali. Tak ingin sasarannya lepas, polisi mengejar dan menembak ban depan sebelah kanan. Ban mobil itu puin meledak. Mobil mereka terhenti seketika.

“Tersangka bersama mobil dan barang bukti lainnya berupa pemotong besi, obeng, dan perlengkapan membobol toko, serta barang hasil curian seperti celana jeans, tali pinggang, domplet hasil jarahan di Kota Langsa, dan handphone hasil jarahan di Bireuen, kami amankan ke Mapolres,” terang Rifki.

Hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku membobol toko di beberapa kota di Aceh. Komplotan itu berangkat dari Binjai, Sumut, pada Kamis  (2/6) sore, menuju Aceh. Mereka sempat berputar-putar di sejumlah kota yang akan menjadi sasaran pembobolan toko.(c38)

Editor : hasyim