Prohaba.co
Mantan Anggota Dewan Subulussalam Diancam 7 Tahun Penjara
Sabtu, 4 Juni 2016 14:02 WIB

* Terkait Nikahi Istri Orang

SUBULUSSALAM - Penyidik kepolisian sektor (Polsek) Penanggalan masih menahan Mantan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Subulussalam, ST (43), yang dilaporkan karena menikahi istri orang lain.

“Sampai sekarang ST termasuk tiga lainnya masih kita tahan. Ini sesuai prosedur,” kata Iptu Agus Riwayanto Diputra, kepada Prohaba, Jumat (3/6), di ruang kerjanya.

Kapolsek Penanggalan itu menjelaskan, tiga lainnya yakni DC (27) perempuan bersuami yang dinikahi ST serta Tgk Usman Kombih dan Dayat, kadhi dan saksi pernikahan tersebut, juga masih ditahan. Kendati ditahan, keempat orang ini belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun, statusnya masih terlapor.

Polisi pun berjanji terus mendalami kasus tersebut untuk mencari aktor utama pemalsuan identitas terkait pernikahan terlarang itu. Sementara seorang saksi nikah lainnya, anak kandung kadhi liar ini, belum ditahan.

Agus menjelaskan, pihaknya juga telah memeriksa Raja Hasnan Situngkir selaku pelapor. Suami DC itu telah memberikan bukti berupa buku nikah dan dokumen lainnya, sehingga diketahui mereka masih terikat pernikahan.

Agus juga menyatakan belum ada dokumen resmi tentang perceraian darilembaga berwenang antara Raja Hasnan Situngkir dengan istrinya DC (27).

Agus menjelaskan, berdasarkan keterangan kadhi yang menikahkan ST dan DC, saat mendatangi Tgk Usman Kombih, DC menunjukkan surat pernyataan tidak bersuami. Surat tersebut ditandatangani oleh DC di atas meterai 6000.

“Kalau kadhinya memang alasannya menikahkan orang ini karena ada surat keterangan janda. Itu yang menandatangani si perempuan ditulis dengan tangan,” ujar Agus.

Terkait kasus pernikahan terlarang tersebut, polisi akan menjerat pelaku dengan pasal 279 KHUP ayat 2. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Sementara kadhi yang menikahkan ST dan DC diganjar pasal 263 KUHP. Ancamannya hukuman pidana paling lama lima tahun penjara.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak akan melepas kadhi liar tersebut. Pun demikian, para pelaku akan didalami lebih lanjut. Bahkan, lanjut Agus, para terlapor tetap ditahan di sel mapolsek Penanggalan karena ancaman hukumannya di atas lima tahun.

Diberitakan sebelumnya, Mantan anggota DPRK Subulussalam berinisial ST dan harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Penanggalan sejak Kamis (2/6) dinihari. ST ditahan polisi lantaran menikahi wanita yang masih bersuami melalui seorang kadi non-KUA di Cipare-Pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat.(lid)

Editor : hasyim