Prohaba.co
Berdalih Beli Susu Anak, Lisa Dagang Sabu
Rabu, 25 Mei 2016 15:29 WIB
MEDAN - Lisa Putriyani (28) hanya bisa menangis ketika aksinya memperdagangkan sabu-sabu terbongkar, Selasa (24/5) siang. Ibu muda ini seakan tak mau melepas pelukannya ketika akan dipisahkan dengan anaknya yang baru berusia tiga bulan.

Kejahatan Lisa ini terungkap setelah puluhan polisi “mengobrak-abrik” perkampungan di Jalan Denai, Gang Jati, Medan Denai. Berdasarkan pengintaian selama ini, kawasan ini sudah menjelma menjadi basis peredaran narkoba.

Dugaan itu semakin tidak terbantahkan tatkala polisi menemukan sejumlah paket kecil sabu-sabu di kediaman Lisa. Bahkan ibu muda ini mengakui kalau dirinya yang menjual langsung serbuk haram itu kepada pecandu.

Tapi bukan tanpa alasan mengapa ia nekat menjadi penjahat narkoba. Ia berdalih terpaksa karena butuh uang untuk membeli susu bayinya yang baru tiga bulan. Ia pun bersikeras sebagai pemula dalam bisnis hitam ini. “Saya baru tiga bulan pak. Pas anak saya lahir, saya jualan. Karena saya tengok banyak yang bebas jualan di sini,” ujarnya.

Karena terpengaruh dengan kehidupan mewah bandar narkoba di lingkungannya, Lisa pun secara pasti mulai menceburkan diri dalam kejahatan ini. Tapi terkesan dirinya menyembunyikan alur transaksi jaringan yang dimilikinya, karena hanya mengatakan sabu-sabu yang dijualnya diantar oleh seseorang. Ia juga tidak menjawab dengan jelas ketika ditanya keberadaan suaminya. “Saya pemain baru, baru tiga bulan. Gak kenal sama yang mengantar,” tandasnya.

Dalam operasi ini, polisi juga mengamankan M Yani (48) karena dari rumahnya ditemukan beberaa bungkus besar ganja. Selain itu dari rumah lainnya yang sudah ditinggalkan kosong ditemukan lima unit mesin judi jackpot dan pedang samurai. “Pelaku yang diamankan hanya dua orang. Tapi dari dua orang ini akan dikembangkan untuk mencari pelaku lainnya,” kata Kapolresta Medan Kombes Mardiaz K Dwihananto.

Kedua pelaku langsung dimasukkan ke dalam truk polisi dengan tangan terborgol. Ada pemandang haru ketika Lisa tak mau melepas pelukan anaknya ketika akan dibawa polisi. Wanita ini terlihat menangis dan pandangannya tak lepas dari bayinya itu ketika digiring petugas untuk ditahan di Polresta Medan.(mad) 

Editor : bakri