Prohaba.co
Syarbaini Pangsan Usai Telan Obat 20 Butir
Kamis, 7 April 2016 15:44 WIB
* Istri Diceraikan, Gadis Buruan Disambar Pria Lain

 LHOKSUKON - Sebuah pelajaran pahit dari ulah Syarbaini (37) ayah dua anak asal Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya (Pijay). Pria paruh baya itu tega bermain api mengkhianati rumah tangganya, menjalin affair dengan wanita muda Riani (28) warga Gampong Keutapang Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara. Demi mendapatkan daun muda Riani, Syarbaini tega menceraikan istrinya, namun apa daya Riani malah keburu ‘disambar’ pria lain.

Tak terima dengan kenyataan pahit bak hukum karma atas ulahnya sendiri, Syarbaini panik dan memilih menelan 20 butir sekaligus obat sakit kepala di rumah Riani. Hasilnya, Syarbaini ambruk dan pangsan (pingsan) serta dilarikan ke balai pengobatan karena OD atau over dosis. 

Adalah personil Polsek Tanah Pasir yang dengan gerak cepat membawa korban ke Puskesmas Tanah Pasir untuk mendapat pertolongan medis. Alhasil korban terselamatkan jiwanya. “Berdasarkan cerita dia kepada petugas, ia (Syarbaini) sudah tujuh bulan menjalin hubungan dengan gadis Desa Keutapang tersebut. Namun, sebelumnya ketika diajak nikah, Riani tak bersedia dimadu, sebab Syarbaini masih beristri,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kapolsek Tanah Pasir Iptu Mansyurdin, Rabu (6/4).

Korban kata Kapolsek Tanah Pasir mengaku sudah menceraikan istrinya, tapi tiba-tiba mendapat informasi kalau gadis incarannya itu sudah bertunangan dengan pria lain. Ia langsung menuju ke Tanah Pasir untuk memastikan info seputar Riani yang sudah menerima pinangan pria lain. “Setelah bertemu dengan Riani di Keuatapang, gadis itu mengaku kalau ia sudah menerima lamaran pria lain baru-baru ini, dan meminta agar korban mencari wanita lain karena ia sudah lama menunggu,” ujar Iptu Mansyurdin.

Setelah mendengar jawaban Riani itu, korban langsung menenggak 20 butir obat sakit kepala yang sudah disiapkannya. Sehingga dalam waktu yang tak lama ia langsung ambruk dan pingsan di depan Riani. “Ketika kami tiba di rumah Riani, kondisi korban sedang pingsan, lalu segera kami larikan ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan medis. Tak lama setelah dirawat ia sudah siuman,” kata Kapolsek Tanah Pasir. Lalu sekitar pukul 17.00 WIB, ayah dua anak itu dijemput pihak keluarga.

Sementara itu Kepala Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Tanah Pasir Ti Asmara menyebutkan, setiba pasien di Puskesmas langsung diinfus dan diberi obat serta susu untuk menawar racun. Tak lama kemudian kondisinya sudah membaik. “Sekitar satu jam lebih ia kembali siuman, dan tak lama kemudian ia dijemput pihak keluarga,” kata Ti Asmara, kemarin. Hana buet mita buet!(jaf)


Editor : bakri