Prohaba.co
Polisi Periksa Dua Guru
Jumat, 19 Februari 2016 16:25 WIB
* Kasus Pemkulan di SDN 7 Muara Satu

LHOKSEUMAWE - Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Satu Lhokseumawe, kemarin memeriksa dua guru SD Negeri 7 Muara Satu menindaklanjuti perkara pemukulan. Peristiwa itu terjadi terhadap seorang guru olahraga SDN 7 Muara Satu, Rasyidon, oleh lima pemuda Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

Kapolsek Muara Satu, AKP M Nasir, menyebutkan dua guru yang dimintai keterangan adalah saksi mata. Keduanya melihat langsung aksi premanisme yang dilakukan kelima pemuda Paloh Punti terhadap Rasyidon di dalam perkarangan sekolah tersebut.

“Sementara ini, baru dua saksi yang kami mintai keterangan. Namun, untuk kelengkapan berkas, kami akan memeriksa sejumlah saksi. Kelima tersangka masih kita tahan di sel Mapolsek,” ujar Nasir.

Mengenai upaya damai, Kapolsek mengaku sejauh ini belum ada laporan apapun baik dari pihak korban ataupun tersangka. “Tapi, informasi saya terima, pihak korban sementara ini masih menolak berdamai,” pungkas Nasir.

Diberitakan sebelumnya,  polisi menangkap lima pemuda asal Paloh Punti, atas dugaan mengeroyok Rasyidon, guru olahraga SD Negeri 7 Muara Satu, yang terletak di desa tersebut, Rabu (17/2). Sedangkan pengeroyokan dipicu akibat guru tersebut diinformasikan memarahi seorang murid yang merupakan warga Paloh Punti. Kelima pemuda yang ditangkap  berinisial Mun (30), Usw (25), Mis (23), Irf (19) dan Nan (19).(bah)


Editor : bakri