Prohaba.co
Asmara Kandas, Aneuk Kumuen Cutbang Diculik
Rabu, 17 Februari 2016 16:35 WIB
MEDAN - Polda Sumut mengungkap kasus penculikan balita asal Binjai dengan menciduk dua pelaku, Selasa (16/2) dini hari. Tak disangka, kejahatan ini ternyata diotaki wanita berusia muda, dengan motif yang tak diduga pula. Sang wanita muda kecewa asmaranya kandas, hingga ia menculik balita yang juga keponakan (aneuk kumuen) dari pria yang mantan kekasihnya itu.

Kedua tersangka, Kiki Maria Butar-butar (23) warga Jalan Bunga Terompet, Medan dan Aryandi Pinem (31) penduduk Jalan Kopi, Medan, diciduk secara bersamaan sekira pukul 02.00 WIB dinihari. Polisi juga berhasil menemukan L (4), balita yang diculik pelaku pada Kamis (11/2) petang lalu.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, kedua pelaku dan korban ditemukan di rumah Aryandi. Menurutnya masih ada satu pelaku lagi yang masih diburu oleh hamba hukum. “Yang menculik itu A (Aryandi) dan J. Si J ini sedang kita kejar,” kata Faisal.

Dari pemeriksaan terungkap kalau penculikan ini diotaki Kiki dengan motif sakit hati. Sebelumnya wanita muda ini menjalin asmara dengan paman korban. Namun pada September lalu, jalinan cinta mereka kandas. Kiki yang masih berharap bisa memperbaiki hubungannya belakangan semakin sakit hati, setelah paman korban menghilang. Dalam kekecewaannya itu kemudian terlintas untuk membalas dendam dengan menculik L.

Berbekal uang Rp 800 ribu, wanita ini kemudian menyuruh A dan J menculik korban saat bermain di sekitar rumah neneknya di Jalan Teratai, Gang Nangka, Binjai Utara, Kamis (11/2) petang. “Mengenai motif lain bisa saja ada. Ini sedang didalami penyidik,” ungkap Faisal.

Sejak berusia tiga bulan, korban memang diasuh neneknya. Sebelumnya ia memang tinggal bersama orangtuanya di Jakarta, namun karena selalu dicekoki obat tidur, pola asuh ini dialihkan ke Binjai.(mad)

Editor : bakri