Prohaba.co
Diamuk Massa, Perampok Bersenjata Obeng Tewas
Selasa, 16 Februari 2016 16:27 WIB
MEDAN - Amukan massa terhadap kawanan perampok di Jalan HM Jhoni, Medan Area berujung maut, Minggu (14/2) malam. Salah satu pelaku terkapar setelah tak tahan mengalami pukulan bertubi-tubi.

Tersangka Roni (24) warga Jalan Bersama, Gang Istirahat, Medan Tembung, tak mampu diselamatkan tim medis akibat luka yang dialaminya sangat parah. Pelaku yang terlibat perampokan terhadap seorang bocah, A (11) ini menderita luka serius di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area AKP Alexander Piliang mengatakan korban meninggal dalam perawatan di RS Bhayangkara, Medan. Sementara rekannya, A Lafian Nasution (19) asal Batangkuis, Deliserdang saat ini sudah ditahan di Mapolsek Medan Area. Pelaku ini juga terluka dalam amukan massa itu, namun nasibnya masih lebih beruntung dari Roni. “Pelaku yang selamat sedang kita periksa. Kemungkinan mereka ini sudah sering melakukan kriminalitas di jalan raya,” kata Alex, Senin (15/2).

Perampokan ini dilakukan keduanya saat A berjalan kaki sendirian di Jalan HM Jhoni, Minggu (14/2) malam. Keduanya langsung menyergap bocah SD itu, dan menggiringnya ke lorong pertokoan yang gelap. Meski korbannya masih ingusan, kedua penjahat ini tetap saja menggunakan senjata. “Mereka mengancam korban dengan obeng. Selanjutnya mereka merampas ponsel milik korban,” lanjut Alex.

Tersangka tak menduga ternyata korban berani berteriak minta tolong saat mereka hendak pergi dengan barang rampasannya. Tak ayal, massa langsung menyergap dan memukuli keduanya hingga terkapar di trotoar. Polisi berharap aksi main hakim sendiri ini tidak terulang dan mengimbau masyarakat tidak mengedepankan kekerasan dalam menuntaskan kasus kriminalitas.(mad)


Editor : bakri