Prohaba.co
Optimalkan Motor Pintar, Babinsa Jadi Guru Masyarakat
Kamis, 14 Januari 2016 21:29 WIB
MOTOR_PINTAR_KODIM_ACEH_JAYA.jpg
HABA KODAM/PROHABA
Babinsa Koramil 06/Teunom Kodim 0114/ Aceh Jaya Kopda Joirico Pandjaitan (kanan) bersama Motor Pintar menyambangi Gampong Tanoh Anoe, Teunom, Aceh Jaya, Rabu (13/1).

Babinsa Koramil 06/Teunom Kodim 0114/ Aceh Jaya Kopda Joirico Pandjaitan mengoperasionalkan Motor Pintar ke Desa Tanoh Anoe, Teunom, Aceh Jaya, Rabu (13/1). Motor Pintar tersebut dioperasionalkan dalam rangka membangkitkan minat membaca masyarakat dengan menghadirkan buku-buku tentang pendidikan, pertanian dan wawasan kebangsaanKehadiran motor pintar disambut antusias oleh masyarakat, mereka tidak segan-segan untuk meminjam buku tersebut.


Dandim 0114/ Aceh Jaya Letkol Inf Deki Zulkarnaen S.I.P, menyampaikan bahwa motor pintar akan terus beroperasi di sepanjang tahun 2016 ini.  Untuk mengoptimalkan program tersebut, Kodim 0114/ Aceh Jaya akan menambah buku-buku yang dibawa oleh para Babinsa baik ke sekolah, maupun ke tengah-tengah masyarakat.  “Hal ini akan terus diupayakan agar masyarakat berpikir maju dan berkembang, sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan di segala bidang”, ujar Dandim.


Dilanjutkannya, Babinsa yang hadir ditengah-tengah masyarakat  dan pelajar tersebut, tidak hanya membawa buku bacaan saja, akan tetapi harus memiliki wawasan. Sehingga apabila ada warga ataupun pelajar yang kurang mengerti tentang isi buku tersebut, para Babinsa dapat menjelaskannya dengan baik. Diharapkan upaya ini dapat memotivasi masyarakat untuk meningkatkan minat dalam membaca.


Sementara itu, Keuchik Tanoh Anoe, Suadi (54) menyampaikan terimakasih kepada Babinsa yang selalu membawa buku-buku menarik dan menjelaskan tentang apa yang tidak dimengerti oleh masyarakat, seperti arti kata, maksud atau tujuan dari suatu tulisan dalam buku tersebut.


"Kami menganggap bahwa Babinsa yang datang dengan motor pintar bukan hanya sekedar membawa buku saja akan tetapi sudah seperti guru, karena mereka mau mengajari dan menjelaskan apa yang tidak kami mengerti dibuku bacaan,"ungkapnya.


Dikatakannya, pada saat awal beroperasinya motor pintar di gampong tersebut, masyarakat berbondong-bondong datang ke Balai Gampong maupun ke Kantor Keuchik untuk membaca, namun sekarang tidak lagi, karena Babinsa datang dengan Motor Pintar ke tengah-tengah masyarakat. "Saat ini buku tersebut sudah sedikit dan bahkan sudah habis terpinjam oleh masyarakat,“ tambah Keuchik Tanoh Anoe”. (HABA KODAM IM/PENDAM IM)


Editor : hasyim