Prohaba.co
Curi Selusin Sepmor, Residivis Ditembak
Sabtu, 9 Januari 2016 14:20 WIB
MEDAN - Polisi menembak Andely Marpian alias Delik (33), buronan sekaligus residivis pencuri sepeda motor yang sudah 12 kali beraksi, Jumat (8/1). Pelaku biasanya menargetkan kendaraan yang diparkir di warung internet dan minimarket, sebagai sasarannya.

Delik terkapar setelah sebutir peluru yang dilepaskan polisi menghantam lutut kirinya. Ia dianggap tidak koorperatif karena berulang kali mencoba kabur dan melawan petugas. Tindakan tegas ini langsung mengakhiri serangkaian perlawanannya, dan kini dia harus dirawat di RS Bhayangkara, Medan. 

Beberapa saat sebelumnya, sejumlah polisi memang dibuat sibuk oleh pria asal Jalan Karya Utama, Medan Johor ini. Delik yang dituduh terlibat pencurian sepeda motor pada 29 Agustus lalu, diketahui tengah berada di sebuah rumah di Jalan Karya Jaya, Gang Pratama, Medan Johor sekira pukul 03.00 WIB. Polisi pun mendatangi rumah tersebut dengan mengajak kepala lingkungan setempat. 

Namun kehadiran aparat ini tidak mendapat sambutan hangat. Pelaku memilih kabur melalui atap rumah dibanding bersikap koorperatif menyerahkan diri. 

Pelariannya ini tidak berlangsung mulus karena sejak awal polisi sudah mengantisipasinya dengan mengepung bangunan rumah. Beberapa tembakan peringatan cukup membuat nyali Delik ciut sehingga ia bersedia turun dan masuk kembali ke dalam rumah. “Tapi dia kembali menghilang. Seluruh ruangan kemudian diperiksa untuk mencari keberadaan yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf. 

Belakangan diketahui pelaku bersembunyi di dalam toilet. Polisi pun langsung meringkusnya dan memperketat pengawalan agar pelaku tidak lolos. 

Menurut Helfi, malam itu juga pelaku dibawa ke Jalan Tritura, Medan Johor untuk pengembangan kasus. Karena dari penyelidikan, pencurian sepmor itu dilakukan pelaku bersama seorang temannya. 

Di sini, pelaku kembali melakukan perlawanan. Ia memanfaatkan kendurnya pengawalan ketika diminta polisi menunjukkan rumah temannya itu. Namun sebelum jauh berlari, dia sudah roboh terkena tembakan polisi. “Dua tembakan peringatan tidak dihiraukan pelaku. Sesuai prosedur, tindakan pelumpuhan terukur layak dilakukan,” jelas Helfi. 

Dalam kasus ini polisi menyita satu unit Honda Supra X 125 berpelat Padang, BA 4413 DT dan sebuah kunci leter. Berdasarkan penyelidikan, pelaku sudah mencuri sepmor sebanyak 12 kali di seputaran Kota Medan.(mad)

Editor : hasyim