Prohaba.co
Pengemudi Sedan Tembak Penarik Becak
Selasa, 24 November 2015 16:38 WIB
MEDAN - Pengemudi mobil sedan menembak penarik becak hanya karena keduanya nyaris tabrakan di Jalan Iskandar Muda, Medan Baru, Minggu (22/11) malam. Pelaku masih dalam pengejaran petugas.

Insiden ini membuat Hariadi (40), sang penarik becak roboh ke aspal. Beruntung peluru tersebut hanya menyerempet perutnya, sehingga ia luput dari maut. Meski begitu tetap saja korban harus dirawat intensif karena peluru menembus tangan kirinya.

Sejumlah saksi mengatakan sebelum penembakan terjadi, kedua pihak sempat adu mulut di jalan raya. Pertikaian bermula saat korban bermaksud mendekati calon penumpang yang memanggilnya di seberang jalan. Korban menambah kecepatan becaknya agar tidak diserobot kompetitornya.

Diduga kurang awas, becak korban nyaris bertabrakan dengan mobil sedan yang ada di belakangnya. Pengemudi itu kemudian memarahi korban.

“Dia maki-maki saya. Saya langsung turun datangi dia,” kata Hariadi di RS Bhayangkara, Medan, Senin (23/11).

Bukannya klarifikasi yang didapat, korban mengaku dirinya justru diludahi pengemudi mobil itu. Korban pun berniat membalas serangan itu, namun dirinya keburu roboh setelah ditembak pengemudi tersebut. “Wajahnya gak tanda. Soalnya dia gak turun, cuma buka kaca sedikit. Dari situlah dia nembaknya,” bebernya.

Meski begitu korban sempat mengingat pelat kendaraan yang diduganya berjenis Toyota Soluna. Nomor pelat itu sudah diberitahukannya kepada polisi yang mengusut kasus ini. Meski begitu, polisi belum berhasil menangkap pelaku.

“Identitasnya sudah diketahui. Sedang kita kejar,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Adhi Putranto.

Adhi memastikan senjata yang digunakan pelaku berjenis senjata ringan atau airsoft gun. Ia menolak menjawab ketika disinggung pelaku merupakan oknum aparat.

“Ini masih dikejar. Nanti dijelaskan lagi kalau sudah ditangkap,” ujarnya.

Insiden penembakan ini sempat menimbulkan berbagai isu yang menyebutkan pelaku oknum aparat. Hal ini tak terlepas dengan kehadiran Wakapolda Sumut Brigjen Ilham Salahuddin serta sejumlah anggota Provost TNI Angkatan Darat di di RS Bhayangkara, tempat korban dirawat. (mad)

Editor : bakri