Prohaba.co
Rebutan Lapak, Pedagang Eungkot Tewas
Jumat, 20 November 2015 17:03 WIB
MEDAN - Pertikaian dua pedagang eungkot (ikan) di Pasar Ikan, Jalan Cemara, Medan Timur berakhir tragis, Kamis (19/11) dini hari. Satu pedagang roboh bersimbah darah setelah dadanya ditusuk pisau pemotong ikan oleh koleganya sendiri. 

Nyawa pria tua Abdul Wahid alias Aheng (67) tak tertolong meski sejumlah rekannya sudah berinisiatif melarikannya ke RSPI Imelda, Medan. Namun karena banyaknya darah yang keluar, pria asal Desa Manunggal, Labuhandeli, Deliserdang ini menghembuskan nafas terakhir sebelum sempat ditangani dokter. 

Kematian tragis ini merupakan buntut dari pertikaiannya dengan Soe Thien Soe Jalan Cemara, Gang Waringin, Medan Timur. Tersangka yang juga pedagang ikan tersinggung dengan sikap korban yang dianggapnya merebut lapak dagangannya. Keduanya sempat beradu agumen sebelum kontak fisik mengakhiri hidup Aheng. “Korban meletakkan kotak ikan di atas meja. Pelaku meras meja itu milik dia, sehingga keduanya bertengkar,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Ucok P Nugraha. 

Usai merobohkan lawannya, tersangka sempat melarikan diri. Namun belakangan ia menyerahkan diri ke Polsek Medan Timur.  Dari pemeriksaan awal diketahui perkelahian maut itu terjadi pukul 03.45 WIB. Keduanya memang memiliki hubungan kurang baik. Keduanya kerap saling klaim lapak dagangan hingga selalu terlibat perselisihan. Hingga kini tersangka masih diperiksa intensif penyidik.(mad)

Editor : bakri