Prohaba.co
Empat Penjudi Keunong Seunuet di Halaman Masjid
Selasa, 10 November 2015 15:56 WIB
serambinews_cambuk.jpg
EMPAT warga tervonis melakukan judi dihukum cambuk di halaman Masjid Agung Al Falah Kota Sigli, Pidie, Senin (9/11). PROHABA/NUR NIHAYATI
SIGLI - Empat pelanggar Qanun Syariat Islam berupa judi batu domino dicambuk di halaman Masjid Agung Al Falah Kota Sigli, seusai Shalat Dhuhur berjamaah, Senin (9/11). Mereka dicambuk tujuh hingga delapan kali dikurangi masa kurangan di penjara.

Keempat pelanggar qanun maisir yang dicambuk itu adalah Herman bin Rajab (47), warga Gampong Blang Galang Leubu. Abdullah bin Ibrahim (35) warga Mesjid Utue, T Ibrahim bin Daud (40) juga warga Mesjid Utue. Ketiganya penduduk Kecamatan Pidie, Pidie. Dan satu lainnya adalah Jamaluddin bin Zakaria (35) asal Gampong Genteng Timur, Kecamatan Batee, Pidie. Semua tervonis mendapat hukuman tujuh hingga delapan kali cambuk dikurangi masa kurungan penjara.

Potongan masa hukuman penjara dimaksud, minimal 20 hari dan maksimal satu bulan, maka dipotong cambuk satu kali. “Makanya tervonis ada menjalani cambuk tujuh sampai delapan kali,” kata Kepala Satpol PP/WH Pidie, Sabaruddin SH di sela-sela proses cambuk, kemarin.

Sementara itu, pelaksanaan cambuk kemarin dikawal belasan personel polisi, Satpol PP/PP. Ratusan warga jamaah shalat dhuhur termasuk pelintas di jalan raya ikut menyaksikan prosesi cambuk atau seunuet itu berlangsung.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie, Tgk Muhammad Ar sebelum proses cambuk menyampaikan tausiah agar warga jera dan malu mendapat hukuman cambuk. “Ini jadi pelajaran bagi kita semua agar jangan terulang kembali. Kembalikan hidup di masyarakat dan menjadi manusia baik taat menjalani ibadah,” pesannya.(aya) 

Editor : bakri