Prohaba.co
Tujuh Narkobais Diringkus
Rabu, 12 Agustus 2015 15:09 WIB
* Tembakan Hentikan Ganjais Lhokseumawe

BANDA ACEH - Tiga hari terakhir, aparat Opsnal Satuan Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menangkap tujuh pengguna dan pengedar ganja serta sabu-sabu. Bersama para tersangka, polisi ikut mengamankan sejumlah barang bukti dan uang hasil penjualan barang haram tersebut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli, mengatakan dari ketujuh tersangka tersebut, tiga di antaranya tidak memiliki hubungan dengan empat tersangka lain yang diringkus setelah pengembangan kasus.

Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Nazril, menambahkan ketiga tersangka bermain tunggal itu yakni MK (48), warga Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Dia pengedar pertama yang ditangkap, Jumat (7/8) sore. Dari tangan MK, polisi mengamankan lima bungkus ganja dan uang yang diduga hasil transaksi Rp 163 ribu.

Lalu, petugas menangkap IE (41), warga Neusu, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Dia dituduh menggunakan sabu-sabu. Dari tangannya, polisi mengamankan satu bong, dua kaca pirex, potongan pipet, dan gulungan kertas timah.

“Ketiga kami menangkap Fa, umur 36, warga Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Ia ditangkap di warung kopi di desanya. Dari tangannya kami temukan empat bungkus paket kecil sabu-sabu, satu timbangan elektrik, dan sebuah sendok. Fa, kami yakini seorang pengedar,” sebut Nazril dalam konferensi pers, Selasa (11/8). 

Meski belum terkuak sepenuhnya kepada siapa barang haram itu dijual, sejauh ini polisi masih mendalaminya. “Karena tidak mungkin barang haram yang mereka gunakan dan yang mereka edarkan tersebut didapatkan begitu saja,” ujar Nazril.

Empat tersangka yang memiliki hubungan dalam penyalahgunaan barang haram tersebut terungkap dari penangkapan Az (36), warga Sibreh Keumudee, Kecamatan Suka Makmur, Minggu (9/8), sekira pukul 06.00 WIB. Polisi yang meringkus tersangka di Deah Geulumpang, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, mendapati satu bungkus kecil sabu-sabu yang dikonsumsi sendiri. Pengakuan Az, terungkap tiga nama lainnya berstatus pengedar dan pengguna.

Ketiganya tercatat warga Banda Raya, yakni TAP (31) asal Peunyerat, Ju (25) dan Mu (25) warga Lampeuot, Kecamatan Bandaraya, Banda Aceh. Dari ketiga tersangka itu, polisi menyita 13 bungkus sabu, satu timbangan elektrik, dua botol minuman, dua kaca pirex, potongan pipet, serta dua pemantik api.

Aparat Polres Aceh Utara terpaksa melepaskan dua tembakan ke udara saat menangkap dua pemakai ganja di Tanjong Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin (10/8) sore. Saat digerebek polisi, keduanya berusaha kabur.

Pun demikian, kedua pemuda asal Tanjong Ceungai itu, Ridwan dan Mawardi, ditangkap polisi. Tembakan peringatan itu sempat membuat warga panik.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kasat Narkoba AKP Mukhtar, menyebutkan setelah mendapat informasi dari warga, petugas langsung datang ke lokasi. Namun, saat polisi hendak menangkap, keduanya langsung kabur sehingga polisi langsung mengejarnya.

“Bersama keduanya, kami menemukan satu paket ganja seberat 1,26 gram. Mereka langsung dibawa ke Polres untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Kasat Narkoba.(mir/jaf)

Editor : bakri