Prohaba.co
Buron Pembongkar Rumah Kosong Diringkus
Rabu, 5 Agustus 2015 17:24 WIB
tangkap-di-kawasan-Neuheun-Ke.jpg
Kapolsek Baitussalam, Iptu Cut Ali Yusuf memintai keterangan dari tersangka pembongkaran rumah yang ditangkap di kawasan Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (3/8)

BANDA ACEH - Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Baitussalam, Aceh Besar, meringkus Am (37) di salah satu kedai di kawasan Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (3/8) sore. Dia merupakan buronan polisi dalam kasus pembongkaran rumah kosong Dede Lilian (20), mahasiswi asal Sabang, yang tinggal di Baet, kecamatan sama, Jumat (30/1) lalu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli, mengatakan Am diringkus sekira pukul 15.30 WIB. Polisi memergoki Am sedang bersantai di sebuah kedai di Neuheun. “Selama ini, pelaku memang sedang kami cari. Kebetulan pada Senin, 3 Agustus, polisi berpakaian preman melintas di kawasan Neuheun melihat pelaku sedang bersantai. Anggota kami langsung berhenti dan meringkus Am tanpa perlawanan,” kata Zulkifli kepada Prohaba, Selasa (4/8). 

Dari tangan Am, polisi menyita barang-barang yang dicuri dari rumah kontrakan Dede Lilian. Pun demikian, dalam rentang waktu tersebut, Am juga tengah giat mencari calon panadah barang curian tersebut. Akan tetapi, tidak ada yang berani menampungnya. Karena umumnya warga setempat mengenal sepak terjang Am.

“Barang-barang curian itu ditaruh di samping rumah salah seorang warga Baet, sekira pukul 22.00 WIB pasca-pencurian itu, tanpa diketahui oleh pemilik rumah. Tapi, pemilik rumah itu sempat keluar dan mengagetkan Am yang langsung melarikan diri dengan meninggalkan semua barang curian di sana,” ujar Zulkifli.

Kapolsek Baitussalam, Iptu Cut Ali Yusuf, menambahkan aksi Am sempat terlihat oleh saksi mata dari warga setempat, saat tengah mengeluarkan barang-barang curian itu dari rumah Dede. Kepada polisi, dia mengaku hanya sementara meletakkan barang curian itu di rumah warga tersebut, sebelum memindahkannya ke tempat lain. “Tapi karena dalih pemilik rumah itu telah duluan memergokinya, pelaku memilih melarikan diri,” tambah Cut Ali.

Kapolsek Baitussalam itu menjelaskan, dari tangan Am, polisi mengamankan satu unit televisi, mesin cuci, DVD, tas selempang, ransel, rice cooker, serta BPKB dan STNK sepeda motor milik korban. Diduga kuat, barang dimaksud hasil kejahatan yang diambil dari rumah kontrakan Dede.

“Pelaku saat ini telah kami tahan di Mapolsek Baitussalam,” pungkas Cut Ali.(mir)

Editor : bakri