Prohaba.co
Ditinggal Mati ‘Suami’, Perempuan Ini Akan Nikahi Anjingnya
Kamis, 23 Juli 2015 15:01 WIB
AMSTERDAM - Perempuan asal Belanda berencana menikahi anjingnya, setelah suaminya, seekor kucing berusia 19 tahun, mati karena mengalami gagal ginjal.

Dominique Lesbirel, merasa kehilangan dengan matinya Doerack, seekor kucing yang dinikahinya delapan tahun lalu. Namun, dia telah memiliki rencana untuk menikahi binatang piaraannya yang lain, seekor anjing bernama Travis.

Perempuan berusia 41 tahun itu mengungkapkan bahwa dia telah mempersiapkan hidup barunya bersama Travis, tapi masih merasa terlalu dini baginya dan anjing yang diselamatkannya di Yunani itu untuk menikah.

“Terdengar aneh, tapi saya belum akan menikah dengan Travis. Masih terlalu dini setelah kematian Doerack,” kata Dominique seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (22/7).

Dominique mengungkapkan bahwa dia merasa bahwa Travis adalah pasangan yang sempurna bagi dirinya, dan mereka telah menghabiskan banyak waktu bersama. Perempuan berambut cokelat itu juga mengatakan bahwa pacarnya, Peter Knist sama sekali tidak merasa keberatan dengan rencana Dominique untuk menikahi binatang piaraannya.

“Peter mendukung. Dia juga seorang pecinta hewan, Jadi dia mengerti keinginan saya untuk berkomitmen pada piaraan saya untuk jangka waktu yang lama,” jelas Dominique.

Selain menikahi piaraannya, Dominique ternyata juga menikahkan pemilik piaraan lainnya dengan hewan kesayangan mereka melalui laman Marryyourpet.com yang dikelolanya. Dia menikahkan mereka dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan memberikan sertifikat sebagai tanda pernikahan sang pemilik dan hewannya telah menjadi pasangan suami istri.

Dia menyatakan bahwa pernikahan yang diadakan hanyalah sebuah pernyataan komitmen dari sang pemilik terhadap hewan piaraannya dan tidak ada tindak kekerasan kepada hewan yang akan terjadi setelahnya.

“Kita semua butuh cinta tanpa syarat, tapi hal itu terkadang sulit didapatkan dari seseorang. Jadi kenapa kita tidak mencarinya di hewan peliharaan kita,” lanjutnya.(okz)


Editor : bakri