Prohaba.co
Polisi Terus Buru Perampas Gaji Guru
Senin, 8 Juni 2015 15:27 WIB
SIGLI - Sat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pidie masih terus memburu pria bersebo yang merampas uang gaji guru saat dibawa pulang Kartini Usman (52), Kepala SD Negeri Lam Ujong, Kemukiman Cot Murong, Kecamatan Sakti, Senin (1/6) pagi lalu. 

Uang yang dirampas pria yang belum diketahui identitasnya itu berjumlah Rp 35.328.000. uang tersebut baru diambil di Bank Aceh Sakti untuk jatah gaji sembilan guru SD Lam Ujong, bulan Juni 2015. 

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP P Harahap, kepada Prohaba, Minggu (7/6), mengatakan, polisi tetap bekerja keras mengungkap kasus perampasan gaji sembilan guru SD Lam Ujong yang dirampas pria bersebo saat gaji tersebut dibawa pulang kepala sekolah (kepsek). Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti untuk bisa menangkap pelaku dengan memeriksa saksi-saksi. 

Kata P Harahap, Kartini Usman sebagai kepsek bersama sembilan guru telah diperiksa sat reskrim sebagai saksi. Pihak polisi, katanya, akan memanggil kembali Kepsek SD Lam Ujong untuk dimintai keterangan. Karena kepsek belum menjelaskan, gaji rutin guru setiap bulan itu dibolehkan diambil langsung kepsek di bank. 

“Seharusnya bendahara SD yang mengambil gaji guru, tapi kok kepsek yang mengambilnya. Apakah secara aturan dibenarkan kepsek mengambil gaji rutin guru sudah PNS,” terang Kasat Reskrim Polres Pidie.

Dikatakan, Senin (8/6) hari ini, pihak Sat Reskrim Polres Pidie juga akan memanggil karyawan Bank Aceh Sakti. Pemanggilan karyawan bank pemerintah itu, guna mengetahui berapa uang yang sebenarnya diambil Kartini Usman di bank. “Kalau keterangan korban jumlah uang yang diambil di bank Rp 35.328.000. Jadi keterangan korban harus kami cocokkan dengan keterangan karyawan bank,” katanya. 

Ditanya apakah pelaku telah tertangkap, kata P Harahap, sampai kini keberadaan pelaku belum diketahui. Hanya saja polisi telah mencurigai beberapa orang diduga terlibat dalam kasus perambapasan gaji sembilan guru SD Lam Ujong Sakti. “Untuk menangkap pelaku kita butuh bukti-bukti pendukung di lapangan dan saksi-saksi yang kita minta keterangan,” kata P Harahap. 

Seperti diketahui, Kartini Usman (52), Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lam Ujong, Kemukiman Cot Murong, Kecamatan Sakti, Pidie, Senin (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB, mengaku, dirampok seorang pria menggunakan sebo (penutup wajah) saat membawa pulang uang sebesar Rp 35.328.000 jatah gaji sembilan guru berstatus PNS di sekolah tersebut.(naz)

Editor : bakri