Prohaba.co
Ditawari Batu Cincin, Pria Lamno Kehilangan Rp 28 Juta
Senin, 8 Juni 2015 16:28 WIB
CALANG – Abu Idris (65) warga Leupee, Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya, dilaporkan kehilangan uang sebanyak Rp 28 juta setelah dirinya dihipnotis oleh tiga pria tak dikenal, di Pasar Lamno Minggu (7/6), sekitar pukul 11.00 WIB. 

Kasus itu berawal dari penawaran batu cincin saat para pelaku berjumpa dengan korban, Abu Idris. Antara pelaku dengan korban sempat berkomunikasi hingga akhirnya Abu Idris dibuat seperti berada diluar alam sadar. Pria tua itupun rela menyerahkan uang puluhan juta miliknya kepada pelaku.

“Saya diajak bicara dekat SD di Pasar Lamno, setelah sebelumnya berjumpa di Pasar Lamno. Mereka (para pelaku) menawarkan mata cincin kepada saya. Dari situ saya tidak sadar lagi dan langsung pulang ke rumah guna mengambil uang Rp 28 juta dan menyerahkan kepada pelaku yang sama sekali tidak saya kenali,” jelas Abu Idris kepada Prohaba, Minggu (7/6).

Ia menambahkan, setelah dirinya menyerahkan uang senilai Rp 28 juta, pelaku menyuruh korban ke masjid untuk melakukan shalat sunat dua rakaat. Namun setelah ia melaksanakan shalat sunat tersebut, Abu Idris mengaku tersadarkan. Ia pun langsung bergegas ke pasar dan mencari tiga pria yang telah ia serahi uang tadi. 

Namun upaya Abu Idris itu gagal. Pasalnya ketiga pria itu sudah tidak ada lagi di tempat. Diduga para pelaku langsung kabur dari lokasi tersebut dengan membawa uang milik Abu Idris.

Diuraikan Abu Idris, ketiga pria pelaku hipnotis itu ciri-ciri, satu orang diantaranya berbadan tegap mengunakan peci haji dan menggunakan baju putih. Sedangkan dua lainnya lainnya berbadan besar, sedikit berkumis.

Ketua Pemuda Desa Leupee, Kecamatan Jaya (Lamno), Ferdy Firdaus, mengatakan, untuk kasus tersebut pihak keluarga telah melaporkan kepada Polsek Lamno setempat guna dilakukan pengejaran terhadap pelaku hipnotis warganya saat ini. 

Pihaknya berharap kepada kepolisian agar pelaku tersebut dapat segera tertangkap, sebab sudah sangat meresahkan warga dan dipastikan pelaku akan melakukan hal yang sama di tempat lainnya.

Ia juga berharap kepada warga lainnya agar lebih berhati-hati terhadap orang yang tidak dikenali, sehingga perlu kewaspadaan. Supaya nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang telah terjadi di Pasar Lamno, hingga warga desanya sampai kehilangan uang Rp 28 juta lebih yang diduga sengaja di hipnotis oleh orang-orang tertentu yang datang ke daerah itu.(c45)


Editor : bakri