Prohaba.co
Dua Santri MUQ Pidie Jaya Mawot Tenggelam
Rabu, 3 Juni 2015 14:44 WIB
MEUREUDU - Dua orang santri Madrasah Ummul Quran (MUQ) Pidie Jaya, Alfinur Tgk Abdul Aziz (15) warga Gampong Rhieng Blang Kecamatan Meureudu dan Afkar Zimah Ilyas (15), warga Gampong Meunasah Pupu Kecamatan Ulim, Selasa (2/6) pukul 13.00 WIB, meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pijay setelah sebelumnya tenggelam ketika sedang mandi di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Beuracan. Lokasi maut itu tepatnya di Gampong Meucat Kemukiman Pangwa Kecamatan Trienggadeng. 

Hari itu juga kedua jasad korban dikebumikan di kampung masing-masing, setelah sebelumnya sempat mendapat pertolongan dari tim medis RSU. Isak tangis keluarga korban termasuk pelayat nyaris tak terbendung ketika kedua jenazah dibawa pulang ke rumahnya masing-masing.

Apalagi, mereka selama ini sedang dalam pembinaan (TC) untuk persiapan MTQ Tingkat Provinsi yang akan digelar seusai Bulan Suci Ramadhan. “Mereka sedang kami bimbing untuk persiapan menuju MTQ provinsi yang akan berlangsung usai Hari Raya Idul Fitri tahun ini,” kata Ustad Edy Arman SPdi, seorang pembimbing.  

Keterangan yang dihimpun dari beberapa sumber di lokasi kejadian termasuk juga dari keluarga korban di RSUD Pijay menyebutkan, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, kedua santri bersama seorang temannya bernama Rahmat Haiqal sedang mandi-mandi di sungai yang hanya terpaut sekitar 500 meter dari MUQ. Entah bagaimana, tiba-tiba kedua korban (Alfinur dan Afkar) terseret dan kemudian tenggelam.

Melihat korban tenggelam, Rahmat berusaha membantu, namun tak berhasil. Keduanya ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, setelah setengah jam dilakukan pencarian oleh puluhan warga sekitar. Sedangkan Rahmat Haiqal sendiri terlihat trauma berat atas musibah tersebut.

Kabar tenggelamnya kedua santri tersebut dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat Pangwa dan sekitarnya terutama ketika keduanya dilarikan ke RSUD dengan mobil ambulan milik Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten setempat.

Kapolsek Trienggadeng, Ipda Mulyadi SH bersama sejumlah personilnya serta Camat Trienggadeng, Ishak SE juga tampak di kerumunan warga. Wabup Pijay, H Said Mulyadi SE, MSi secara terpisah mengatakan, atas nama pribadi dan pemkab Pijay ia ikut belangsungkawa atas musibah yang dialami kedua santri tersebut. Wabup berharap kepada orangtua korban supaya tabah atau bersabar atas musibah dimaksud.(ag)


Editor : hasyim