Prohaba.co
Buruh Ceumeulhoe Mawot Disambar Petir
Kamis, 16 April 2015 14:51 WIB
* Satu Cedera Lutut

MEUREUDU - Abdullah bin Saifuddin (20) seorang buruh perontok padi (ceumeulhoe) warga Gampong Alue Sanee, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Selasa (14/4) petang sekira pukul 16.30 WIB, mawot (meninggal dunia) sejenak disambar petir di areal persawahan Blang Baroh Gampong Alue Sanee. “Kondisi fisik Abdullah bin Saifuddin, hangus total dan melepuh serta sempat mengeluarkan asap. Korban meninggal dunia di tempat kejadian,” sebut Fauzi selaku tokoh masyarakat di Gampong Alue Sanee, Bandar Dua, Pidie Jaya, Rabu (15/4).

Saat kejadian, korban bersama dua temannya Abdullah Mahfud dan Hasan Abdul Muthaleb baru berhenti merontokkan padi atau ceumeulho. Saat tiulah petir menyambar. Kedua rekan korban juga ikut terjengkang ke tanah, namun keduanya hanya cedera ringan. Sedangkan korban Abdullah yang benar-benar disambar muatan listrik alam itu.

Dikatakan Fauzi yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, kondisi cuaca pada hari naas itu terjadi hujan deras disertai petir.

Korban dan dua rekannya mendatangi areal persawahan itu sebagai buruh jasa pada mesin perontok padi. Karena kondisi hujan, mereka mematikan mesin perontok padi.

Namun, sebuah hantaman petir yang melanda Blang Baroh itu menyambar tubuh korban Abdullah Saifuddin. Akibat sambaran petir, tubuh korban langsung menghitam serta kulitnya melepuh.

Tak hanya itu saja sejumlah warga yang berada di areal persawahan turut menjadi panik melihat korban yang meninggal di tempat. Korban langsung dievakuasi ke rumah duka. “Dikarenakan hujan sepanjang Selas (14/4), hari ini (Rabu, 15/4) pihak keluarga menyelesaikan fardhu kifayah,” tukasnya.(c43)


Editor : bakri