Prohaba.co
Rampas Pistol, Polisi Tembak Bandar Sabu
Minggu, 29 Maret 2015 15:40 WIB
TORGAMBA - Ghozali Pulungan (32) disebut-sebut polisi sebagai bandar narkoba, tewas ditembak, karena berusaha merampas pistol polisi, Jum’at (28/3), dalam penyergapan di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Sumatera Utara. “Iya, memang ada seorang bandar narkoba berinisial GP, kami tembak di bagian paha kirinya karena melawan dan berusaha merampas pistol polisi. Dia meninggal di rumahsakit karena kehabisan darah. Dari dirinya disita 45 gram sabu-sabu,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Teguh Yuswardhie didampingi Kabag Operasional Polres Labuhanbatu, Kompol Faisal Rahmat dan Kasat Narkoba AKP Zulkarnain SH saat pemaparan hasil penindakan Operasi Antik 2015, Sabtu (29/3).

Menurut Kapolres, tersangka Ghozali Pulungan sudah lama menjadi Target Operasi (TO) dan dia dikenal “cerdik dan licin”. Namun, berkat informasi masyarakat seiring dilakukan Operasi Antik Toba 2015, tersangka berhasil dilumpuhkan. “Yang sangat kami sesalkan, dia melawan dan berusaha merampas senjata polisi. Dengan terpaksa, Ghozali kami lumpuhkan dengan menembak paha kirinya. Namun terjadi pendarahan hebat hingga akhirnya meninggal dunia,” tutur mantan Kasubdit IV/Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut itu.

Dalam paparan itu juga, Teguh Yuswardhie menambahkan, pihaknya juga menggerebek sebuah rumah di Kelurahan Padangbulan, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (25/3) lalu, dan berhasil mengamankan dua tersangka yakni HR (25) dan SN (34), namun karena tidak cukup bukti, akhirnya dilepas. “Untuk penggrebekan di Padangbulan, kemarin, dua tersangka yang diamankan tidak ditahan karena tidak cukup bukti, hanya saja saya sangat menyayangkan tidak kooperatifnya pemilik rumah yang melarang petugas melakukan pengembangan sehingga satu tersangka pemilik barang (DPO) sempat melarikan diri,” katanya.

Informasi lain yang diperoleh, Operasi Antik dimulai sejak Senin (23/3) hingga Jum’at (27/3). Jajaran Satres Narkoba berhasil menindak sebanyak 16 laporan pengaduan, dan akan ditindaklanjuti hingga Senin (30/3) besok.(lau)

Editor : bakri