Prohaba.co
Putoh Rante, Duo Penjambret Ditangkap
Rabu, 25 Maret 2015 15:40 WIB
* Satu Orang Sempat Dihambo

LANGSA - Duo (dua) penjambret di Kota Langsa, Mingu (23/3) malam berhasil ditangkap warga dan polisi, dalam sebuah pengejaran yang dramatis. Berawal dari nasib sial duet penjambret itu saat sepmor yang mereka pacu putoh rante (putus rantai) sejenak menjambret, seorang pelaku yang masih remaja berhasil ditangkap.

Namun satu orang lainnya yang belakangan diketahui sebagai pecatan polisi, Irwansyah (40), warga Gampong Kebun Lama, Kecamatan Langsa Lama, ditangkap setelah satu jam dicari dalam areal tambak warga oleh polisi dan masyarakat. Keduanya akhirnya dijebloskan ke sel polisi. Aksi penjambretan di kawasan Simpang Komodor, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, pada Minggu (23/3) malam.

Informasi dihimpun Prohaba, malam itu sekitar pukul 20.00 korban Salmiah (50), dengan mengendarai sepmor bebek bergerak dari arah Gampong Alur Dua (Jalinsum arah Banda Aceh), Kecamatan Langsa Barat, hendak pulang ke kediamannya di komplek perumahan Perumnas, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro (arah Medan).

Diduga dua pelaku jambret tersebut sebelumnya sudah menguntit korbannya dari belakang. Saat Salmiah tiba di kawasan Simpang Komodore, sontak pelaku menarik paksa tas jinjing korban yang berisikan uang Rp 3 juta dan Hp. Korban sempat berteriak jambret, sehingga menarik perhatian warga sekitar.

Sementara itu pelaku setelah berhasil merampas tas korban, langsung tancap gas ke arah Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat. Tapi dasar sial, sekitar 100 meter baru memacu kendaraannya di Jalinsum arah Sumut itu, rantai sepmor dikendarai pelaku terputus.

Sejumlah warga yang berada di Simpang Komodore langsung mengejar pelaku, yang saat itu hendak kabur ke kawasan tambak dan hutan bakau daerah tersebut. Namun seorang pelaku masih pelajar itu, berhasil ditangkap. Warga yang geram sempat menghakimi pelaku, tapi anggota Polisi yang cepat turun ke lokasi langsung mengamankannya.

Tidak sampai disitu saja, sejumlah personil Polres Langsa dan warga waktu itu juga melakukan penyisiran ke kawasan tambak daerah itu, untuk mencari seorang pelaku lainnya, Irwansyah yang dipecat dari kepolisian yang sebelumnya berhasil kabur dari pengejaran warga. 

Satu jam pencarian, akhirnya Irwansyah berhasil ditangkap dari persembunyiannya di semak belukar hutan bakau daerah tambak warga tersebut. Malam itu juga kedua pelaku diamankan ke Mapolres Langsa, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sedangkan uang korban Rp 3 juta dan HP berhasil diselematkan.

Kapolres Langsa, AKBP Sunarya, melalui Pj Kasat Reskrim, AKP Jatmiko, kepada wartawan, Selasa (24/3) membenarkan telah mengamankan dua pelaku jemabret tersebut, yakni Irwansyah (40), dan seorang pelajar setingkat SMA masih berumur 16 tahun. Keduanya kini ditahan di sel tahan Mapolres Langsa, untuk proses hukum lebih lanjut.(zb)

Editor : bakri