Prohaba.co
Pemotong Pohon Mawot Tertimpa Kayu
Minggu, 1 Februari 2015 15:51 WIB
IDI — Pria estewe alias setengah tua, Samsuar alias Aman Turah (52) warga Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Jumat (30/1) tewas (mawot) di tempat, setelah tertimpa pohon kayu yang ditumbangkannya menggunakan mesin chainsaw di hutan Alur Percos, Desa Ranto Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih.

Informasi yang berhasil dihimpun dari Drs Ahmad MM Camat Simpang Jernih, kejadian berawal pada Jumat (30/1) pagi kala Samsuar alias Aman Turah yang sehari hari sering mendapat order menebang pokok kayu, mendapat order di hutan Alur Percos, Desa Ranto Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih.

Kala itu sekira pukul 10. 00 WIB. Samsuar didampingi kernetnya melaksanakan order tersebut. Tanpa dinyana, pohon yang tumbang itu menimpa pohon kayu lainnya dan arah tumbangan berbalik menghantam Samsuar. Batang kayu itu menjepit kepala dan leher Samsuar, sehingga korban meninggal di tempat kejadian.

Disebutkan, korban sudah menekuni pekerjaan sebagai penebang kayu sejak lama. Namun kejadian ini sudah menjadi nahas korban, sehingga nyawanya pun melayang. Camat itu mengungkapkan, kejadian serupa hampir setiap tahun terjadi, dan menimpa warga di Kecamatan Simpang Jernih.

Dilanjutkannya, setelah korban Samsuar meninggal di lokasi kejadian warga Desa Ranto Panjang Bedari membawa korban ke Rumah Sakit Umum Kota Langsa untuk dilakukan visum. Usai divisum jenazah korban langsung di bawa kerumah duka di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih. Baru Jumat (30/1) malam, jenazah tiba di rumah duka dan selanjutnya jenazah korban dikebumikan pada pukul 22.00 WIB Jumat malam itu.

Drs Ahmad juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mengimbau agar masyarakat beralih profesi untuk mencari rezeki dari penebang kayu kepada usaha bercocok tanam seperti padi, kedelai, coklat dan karet. Karena Pemkab kini juga menyediakan bibit dimaksud.(c49)


Editor : bakri

Aceh-timur Populer