Prohaba.co
Diguyur Bensin, Duo Rampok Menangis
Minggu, 1 Februari 2015 15:50 WIB
MEDAN - Duo penjahat yang beraksi di Jalan Pipa Utama, Medan Polonia menangis histeris setelah nyaris dibakar warga, Sabtu (30/1) malam. Meski luput dari maut, kondisi keduanya cukup memprihatinkan karena dipukuli hingga babak belur.

Pelajaran berharga itu diterima Syawaluddin (30), dan Alian (32) setelah nekat merampas kalung emas dari leher Atik (40). Awalnya dua pria asal Jalan Jermal, Medan Denai ini tanpa kesulitan melakukan kejahatannya, karena sama sekali tidak ada perlawanan dari korban.

Tapi tanpa mereka sadari, aksi itu dilihat beberapa warga, yang kemudian secara kompak mengejar keduanya. Tak butuh waktu lama, pelaku yang berboncengan sepeda motor jenis bebek ini pun berhasil diringkus.

Warga yang sudah terlanjur kesal langsung memukuli keduanya secara brutal. Seketika wajah keduanya berubah total karena dipenuhi benjolan besar.

“Belakangan ini di daerah itu memang sering terjadi kriminalitas. Ketika ada pelaku yang tertangkap, warga langsung bertindak brutal,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Oscar Setjo, Sabtu (31/1).

Malahan kata dia, warga berniat membakar hidup-hidup keduanya. Niat itu nyaris saja terjadi, karena warga sudah mengguyur pelaku dengan bensin. Kontan tindakan itu membuat pelaku ketakutan, dan langsung mengiba sembari menangis.

Untungnya tindakan berlebihan ini bisa dicegah polisi. Kedua pelaku pun berhasil dievakuasi dengan selamat, meski wajah keduanya sulit dikenali akibat luka yang sangat parah. Polisi berharap, kasus ini bisa dijadikan pejaran bagi keduanya, sekaligus efek jera terhadap pelaku lainnya.(mad)

Editor : bakri