Prohaba.co
Pendodos Sawit Tewas Disambar Petir
Kamis, 22 Januari 2015 16:44 WIB
mpang-Kiri-Kota-Subulussa.jpg
Didik Waliyo (22) Warga Dusun Jambu, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam terpaksa ditanam dalam kubangan lumpur setelah kritis disambar petir pada Rabu (21/1) sore. PROHABA/KHALIDIN

* Tiga Selamat Usai Ditanam di Kubangan

SUBULUSSALAM - M Joko Suwito (30) warga Dusun Jambu/Lae Pinang, Desa Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, tewas disambar petir saat berteduh di bawah pohon kelapa sawit, Rabu (21/1) sore kemarin. Sementara tiga rekan sekerjanya yang berada di bawah pokok yang sama dapat diselamatkan, setelah ditanam dalam kubangan lumpur oleh warga.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, tiga korban lainnya adalah, Maharni (17), Nasnawi (19) dan Didik Waliyo (22). Semuanya warga Suka Makmur. Dikatakan, sebelum kejadian almarhum Joko bersama ketiga rekannya itu bekerja mendodos (memanen) Kelapa Sawit milik warga di Dusun Rahmah, Desa Subulussalam Barat. Terpaut sekitar lima kilometer dari kediaman korban.

Setelah hampir seharian mendodos, sekitar pukul 16.00 WIB, Joko bersama dan teman-temannya istirahat saat hujan turun gerimis.

Masih menurut sumber, bersama ketiga temannya, Joko berteduh di bawah pohon kelapa sawit sembari menunggu gerimis reda. Namun tak disangka, gerimis petang itu disertai petir yang menggelegar. Tanpa diduga, petir yang kedua kali seketika menyambar para buruh tani itu sehingga Joko dan Nasnawi terpental dari lokasi berteduhnya. “Saya kebetulan duduk berhadapan, tiba-tiba petir membahana dan kami berdua terpental nyaris dua meter. Saya Alhamdulillah selamat, tapi kawan saya meninggal,” ujar Nasnawi yang masih terlihat shock.(lid)



Editor : bakri