Prohaba.co
Remas Payudara, Ketua KPU Paluta Jadi Tersangka
Sabtu, 24 Mei 2014 12:03 WIB
GUNUNGTUA - Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) resmi menetapkan Syafri Siregar sebagai tersangka atas  dugaan pelecehan seksual terhadap Masnilam Hasibuan, Kamis (22/5).

Status itu disandang Syafri Siregar, Ketua KPU Kab. Paluta (Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas Utara/± 425 km Selatan Medan), setelah  Masnilam Hasibuan, anggota KPU setempat, membuat laporan pengaduan, yang mengaku dirinya menjadi korban perlakukan tak senonoh oleh Syafri Siregar dengan cara meremas payudaranya.

Kasatreskrim Polres Tapsel, AKP Edison Siagian yang dikonfirmasi Jum,at (23/5) membenarkan, atas laporan pengaduan Masnilam Hasibuan, Ketua KPU tersebut sudah ditetapkan  sebagai tersangka.

Setelah menetapkan Syafri Siregar sebagai tersangka, Polres Tapsel segera melayangkan surat panggilan untuk menjalani pemeriksaan. “Pekan depan yang bersangkutan akan kami panggil untuk menjalani pemeriksaan, sebagai tersangka,” tegas Siagian  yang dihubungi melalui jalur seluler dari Medan.

Untuk sementara, Syafri Siregar disangkakan melakukan kejahatan kesusilaan seperti diatur dalam Pasal 281 KUH Pidana. “Kalau saya  lihat dan baca, ancaman hukumannya dua tahun delapan bulan pejara. Tapi kami harus lihat dulu hasil penyidikannya nanti ya,” tegas Siagian.

Sementara itu, Syafri Siregar yang dikonfirmasi terpisah terkait status dirinya sebagai  tersangka mengaku, tak tahu dirinya sudah dilaporkan korban atas dugaan pelecehan seksual sebagaimana dilaporkan Masnilam. “Saya tak tahu, kalau  Masnilam melaporkan diri saya ke polisi. Kok tega dia ya, masalah kecilnya itu,” kata Syafri yang mengaku sedang berada di Jakarta untuk menghadapi gugatan PHP (Perselisihan Hasil Pemilu) di Mahkamah Konstitusi.

Syafri menyesalkan dan menduga, laporan pengaduan  yang disangkakan kepada dirinya, itu merupakan konspirasi dan pembunuhan karakter terhadap dirinya,  dan bisa jadi ada pihak lain yang ingin menjatuhkan saya,”  ujarnya.(lau)

Editor : hasyim