Prohaba.co
Gedung Pemko Sibolga Cocok Dihuni Hantu Laut
Sabtu, 3 Mei 2014 11:21 WIB
Berita Terkait
MEDAN - Keseriusan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam  pengembangan Pariwisata Maritim dari tahun ke tahun tidak menunjukkan  peningkatan penataan Objek-objek wisata. Hal tersebut dapat dilihat dari data kunjungan wisatawan Domestik dan wisatawan Mancanegara ke Kota Sibolga.

“Saya terkejut melihat kondisi bangunan gedung yang sudah rusak parah dan tidak terawat, sementara Dermaga tempat sandar kapal tinggal tiang-tiang beton tanpa alas,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumoribi yang melakukan kunjungan bersama anggotanya Lizon dan Rizol ketika melihat aset-aset Pemko yang telantar di kawasan Pemerintahan Sibolga.

Ia merasa kaget ketika melihat dua gedung milik Pemko Sibolga rusak Parah ditumbuhi semak belukar dan keadaannya sangat memprihatikannya. “Cocoknya dihuni oleh hantu-hantu laut,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Sibolga ini.

Menurutnya, kunjungan tersebut terkait persiapan pembahasan LKPJ Wali Kota Sibolga tahun 2013 lalu yang sudah masuk ke DPRD dan tanggal 5 Mei mendatang akan dibahas dalam sidang Paripurna Dewan yang disampaikan langsung oleh HM Syarfi Hutauruk selaku kepala Daerah. “Sungguh sangat disayangkan,”kata Jamil Zeb Tumoribi.

Ia menceritakan, dulunya Poncan Gadang dan Poncan Ketek menjadi icon pariwisata Kota Sibolga tapi sekarang tinggal gedung yang usang, Pasir putih yang disinggahi tumpukan sampah.

“Ilalang dan Rumput liar menghiasai setiap sudut Pulau,” kesal Jamil

Akibatnya, masyarakat harus menggelar makanan mereka di atas reruntuhan  gedung dan bila hujan maka hanya langitlah sebagai atap rumah mereka.

Ia berharap ada gebrakan penataan kawasan Wisata di Poncan Gadang dan Poncan Ketek dan mengimbau pemerintah mengembalikan Wisata Bahari menjadi tempat rekreasi keluarga dan menjadi kebanggaan masyarakat Sibolga.

“Mungkinkan Sell Sibolga dapat dilaksanakan sementara Objek-objek Wisata Bahari kita yang berjarak 15 Menit dari Kecamatan Sibolga Kota terlantar dan tidak terurus,” ujarnya kemarin.(wes/tribun-medan.com)

Editor : hasyim