Prohaba.co
Anak Tiri Digarap Hingga Hamil
Sabtu, 8 Maret 2014 11:53 WIB

* Ayah Tiri Diciduk di Rumah Sakit


TAKENGON - Usia boleh bangkotan, semangat tetap muda dan membara! Itulah lakon dari pria MD alias MM (60), sopir labi labi jurusan Kota Takengon-Toa, Aceh Tengah. Betapa tidak, setelah menikahi janda YR (48), MD ternyata juga menggarap gadis ABG--sebut saja Bunga (17)) yang tak lain anak YR.

Belakangan terungkap jika MD dan Bunga terlibat affair berkepanjangan, hingga Bunga hamil dan melahirkan. Tak terima dengan ulah sang suami MD, akhirnya YR melaporkan lelaki gaek itu ke polisi.

Sejenak menerima laporan, polisi lalu menyisir beberapa rumah sakit di seputaran Aceh Tengah. Akhirnya polisi sukses mengendus keberadaan Bunga yang ternyata sedang melaksanakan proses persalinan di RSU Muyang Kute, Bener Meriah.

Polisi yang bergerak ke RSU Mayang Kute, berhasil menangkap MD yang ternyata akan membawa pulang Bunga dari rumah sakit, setelah dua hari melahirkan anak hasil hubungannya dengan MD.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Artanto Sik melalui Kasatreskrim AKP Raja Gunawan, Jumat (7/3), tersangka ditangkap Selasa (4/3), sejenak proses persalinan anak tirinya Bunga.

Dikatakan, kasus ini terungkap setelah sang ibu korban YR (48) membuat laporan polisi pada 30 Januari 2014. Laporan ini didasari karena melihat perut anaknya sebut saja Bunga (17) kian membesar. Saat itu kehamilan anak yang duduk di kelas 1 SMA ini diperkirakan sudah hamil tujuh bulan.

Keberadaan Bunga di Muyang Kute juga atas informasi yang diterima polisi dari pihak rumah sakit. Mereka melapor jika ada gadis di bawah umur yang sedang dalam proses persalinan. Polisi lalu bergerak dan ternyata yang bersalin adalah Bunga.

Saat itu tersangka tak terlihat, karena sedang keluar mencari mobil untuk membawa bayi yang telah lahir. Sejurus kemudian tersangka datang segera diamankan polisi.

Kepada penyidik Tersangka MD mengakui perbuatannya telah menghamili Bunga yang tak lain adalah anak tirinya. Tersangka MD juga mengaku telah menikah secara non Kuakec dengan Bunga di Riau dua bulan sebelum melahirkan.

Berdasarkan keterangan tersangka, ia mengakui telah menggarap anak tirinya yang duduk di kelas 1 SMA itu sejak tahun 2013. Kini MD harus menjalani hari-harinya di sel Mapolres Aceh Tengah untuk memepertanggung-jawabkan perbuatannya. Menurut Kasatreskrim AKP Raja Gunawan, tersangka dikenakan Pasal 82 jo Pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman vonis 15 tahun penjara.(gun)

Editor : hasyim