Prohaba.co
Dukun Cabul Diserahkan ke Jaksa
Rabu, 19 Februari 2014 12:08 WIB
MEULABOH - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menyerahkan berkas kasus dukun cabul ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Meulaboh. Bersama berkas dimaksud, polisi juga menyerahkan tersangka Mohd Din (39), warga Lhok Guci, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat.

KBO Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda Ahmad Darwis mengatakan, dukun cabul tersebut diserahkan beberapa hari lalu setelah berkasnya dinyatakan lengkap. “Untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya kepada Prohaba, kemarin.

Seperti diberitakan, Sabtu 14 Desember 2013 lalu, penduduk Lhok Guci, dibekuk aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pante Ceureumen dan Polres Aceh Barat. Dia dituduh mencabuli dan memerkosa anak di bawah umur, Bunga (16)—nama samaran—warga sebuah desa di Aceh Barat. Perbuatan itu dilakukan dengan dalih ingin mengobati penyakit yang diderita korban. 

Kasus pencabulan dan pemerkosaan itu terkuak setelah orang tua Bunga melapor ke Polsek Pante Ceureumen. Mendapat laporan tersebut, polisi pun membekuk Mohd Din. Saat diperiksa polisi, diketahui pria yang telah memiliki istri dan seorang anak itu melakukan aksi bejat tersebut pada Jumat, 13 Desember 2013 siang.

Mulanya, saat Bunga dan ibunya pergi ke rumah si dukun dengan maksud berobat. Akan tetapi, setelah Bunga ditangani oleh dukun tersebut, ibu Bunga kembali ke kebun. Sedangkan Bunga tinggal di rumah petani bersama seorang anak dari pelaku yang berusia sekitar tiga tahun.

Saat itulah, pelaku memanfaatkan kesempatan itu dengan baik untuk berbuat aksi bejat. Dia menyatakan, agar bisa sembuh, Bunga harus melakukan perbuatan layaknya suami-istri dengannya. Akhirnya, Bunga pun dipaksa melakukan perbuatan itu dalam kamar yang terkunci.

Ternyata, kasus pencabulan bukan saja dialami Bunga. Dari pelacakan polisi terungkap ada seorang wanita lain yang juga korban dari perbuatan bejat pelaku.(riz)

Editor : bakri