Prohaba.co
Polisi Tahan Tiga Pelaku Pencabulan
Kamis, 2 Januari 2014 10:28 WIB
Mapolres-Bireuen-Selasa.jpg
Tiga tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur diamankan di Mapolres Bireuen, Selasa (31/12). PROHABA/FERIZAL HASAN

BIREUEN - Aparat Kepolisian Resort (Polres) Bireuen menahan tiga pelaku pencabulan terhadap gadis di bawah umur. Mereka ditangkap di tiga lokasi terpisah dalam waktu berbeda. Ketiganya kini mendekam dalam sel Mapolres Bireuen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ketiga pencabul anak di bawah umur itu yakni Suryadi (43), warga Juli, Bireueng, M Amin Abdullah (43), warga Peusangan Siblah Krueng, dan Marzuki (19), warga Lambaro, Aceh Besar. Ketiganya telah mencabuli tiga gadis di bawah umur di tiga lokasi terpisah dalam waktu berbeda.

Suryadi tersangkut kasus pencabulan terhadap Bunga (9)--nama samaran, di kamar mandi kompleks terminal bongkar-muat mobil barang, kawasan Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen, pada 10 Desemeber 2013 lalu, sekira pukul 15.00 WIB. Beberapa warga yang sempat melihat Suryadi mencabuli Bunga, langsung menghajarnya hingga nyaris babak belur.

Buruh bongkar muat di terminal mobil barang dimaksud disebut-sebut sudah sering “bermain” dengan bocah cilik di kawasan terminal dimaksud. Namun, perbuatan Suryadi akhirnya tercium warga. Dia pun diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Juang, lalu digiring ke Mapolres Bireuen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara M Amin Abdullah ditangkap polisi kerena ketahuan sudah tiga kali mencabuli Melati (15)--nama samaran, di kawasan Peusangan Siblah Krueng, sejak Agustus-September 2013. Korban yang masih duduk dibangku kelas tiga SMP itu, telah disetubuhi tiga kali di sebuah gubuk kawasan kebun sawit kecamatan tersebut.

Sedangkan Marzuki, selain mencabuli Mawar (16)--bukan nama sebenarnya, juga sempat melarikan korban ke Banda Aceh dan Aceh Besar pada Desember 2013 kemarin. Dia telah beberapa kali berhubungan intim dengan Mawar di beberapa lokasi terpisah. Namun, akhirnya Marzuki ditangkap polisi di kawasan Kecamatan Juli, 22 Desember 2013.

Kapolres Bireuen, AKBP M Ali Khadafi, menerangkan ketiga tersangka kasus pencabulan tersebut dijerat Undang-undang perindungan anak, nomor 23 tahun 2002, pasal 81. Ancamannya, kurungan 15 tahun penjara.(c38)


Editor : bakri