Prohaba.co
Di Bireuen, Abang Tega Gorok Adiknya
Selasa, 31 Desember 2013 17:57 WIB
20131231c38a.jpg
PROHABA.co/Ferizal Hasan
Warga mengevakuasi jenazah Halim Budiman (43), warga Desa Ulee Glee, Makmur Bireuen yang tewas digorok abang kandungnya, Selasa (31/12/2013).
Laporan : Ferizal Hasan I Bireuen
 
PROHABA.co, BIREUEN – Naharuddin Budiman (48), warga Desa Ulee Gle, Kecamatan Makmur, Bireuen, tega menggorok leher adik kandungnya Halim Budiman (43) hingga meninggal. Insiden berdarah tersebut terjadi di meunasah desa setempat, Selasa (31/12/2013) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Pasca menggorok adiknya, Naharuddin langsung memberitahukan kepada keuchik setempat dan selanjutnya menyerahkan diri ke Markas kepolisian sektor (Mapolsek) Makmur. Setelah beberapa jam di Mapolsek tersebut, Nahar digiring ke Markas kepolisian resort (Mapolres) Bireuen untuk mempertanggungjawaban perbuatannya.

Informasi yang dihimpun PROHABA.co menyebutkan, korban yang belum menikah itu, selama ini jarang pulang ke rumah dan malam hari menginap di meunasah seorang diri. Meunasah Desa Ulee Glee Makmur berbentuk meunasah manyang (meunasah panggung). Malam itu abang kandungnya Naharuddin mendatangi meunasah desa tersebut dan menggorok leher Halim dengan sebilah celurit hingga bersimbah darah.

Kapolres Bireuen AKBP M Ali Khadafi melalui Kasat Reskrim AKP Jatmiko mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap tersangka, kasus penggerogokan tersebut berlatar belakang masalah keluarga. Pelaku mengaku sudah kehilangan kesabaran melihat tingkah adiknya yang kerab meresahkan keluarganya.

Sementara tersangka Naharuddin kepada PROHABA.co mengaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut. “Saya sangat kesal terhadap tingkah adik saya selama ini yang sudah sangat meresahkan keluarga,” kata Nahar. (*)

Editor : bakri