Prohaba.co
Awak Geumadee Jual Emas Palsu
Senin, 1 Juli 2013 11:25 WIB
20130630_3.jpg
SERAMBI/RIZWAN
Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu M Ryan Citra Yudha (kiri) memperlihatkan tersangka M Yunus (dua kiri), warga Aceh Timur yang ditangkap di Meulaboh dalam kasus menjual emas palsu, Minggu (30/6)SERAMBI/RIZWAN

* Pelaku Juga Catut Nama Pesantren


MEULABOH - Polres Aceh Barat, Minggu (30/6) sekitar pukul 11.00 WIB, membekuk M Yunus (45), warga Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, dalam kasus menjual emas palsu pada sebuah toko emas Aidil Jaya di Jalan T Umar Ujong Kalak, Meulaboh, Aceh Barat.

Selain menahan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti emas. Guna proses pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan diperoleh Prohaba, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan dari pemilik toko kepada polisi, sebab pelaku menawarkan emas dalam bentuk gelang yang ternyata palsu. Pelaku juga memperlihatkan surat menyurat emas yang ditawarkan tersebut.

“Setelah mendapat laporan dari pemilik toko, kita langsung bergerak menangkap pelaku,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai melalui Kasat Reskrim, Iptu M Ryan Citra Yudha.

Menurutnya, saat ditangkap pelaku seolah-olah jatuh sakit sehingga langsung diamankan ke Mapolres guna proses penyelidikan lebih lanjut. Selain mengamankan emas juga sejumlah uang ikut diamankan sebagai barang bukti.

Bahkan sebelum diamankan, kata Kasat Reskrim, pihak polisi memintai keterangan beberapa pemilik emas dan ternyata yang dijualkan itu adalah emas palsu, serta surat juga hasil scan.

Kata Kasat Reskrim, pelaku sudah sekitar satu bulan berada di Meulaboh dan hari-hari bekerja sebagai peminta-minta dan membawa surat seolah-olah seorang pengurus masjid dari wilayah Aceh Utara.

Sedangkan hasil meminta-minta itu dari pengakuan korban tidak pernah distor ke pesantren itu tetapi distor ke istrinya di Aceh Utara. “Kita masih terus kembangkan kasus itu guna memastikan apakah ada jaringannya. Laporan dari pemilik emas modus menjual emas palsu juga pernah terjadi baru-baru ini,” ungkapnya.(riz)

Editor : hasyim