Prohaba.co
Pemotong Kayu Kesetrum Listrik
Kamis, 20 Desember 2012 19:07 WIB
211212_8.jpg
PROHABA/AZHARI
Petugas medis RSUD Abdya menangani Adri (60) warga Desa Padang Hilir, Susoh, yang ksetrum listrik saat memotong cabang pohon mangga di jalan Kesehatan Kecamatan Blangpidie, Kamis (20/12) pagi.
BLANGPIDIE - Adri (60), warga Padang Hilir, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), kesetrum listrik saat memotong kayu di Jalan Kesehatan Blangpidie, Kamis (20/12) pagi. Diapun terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Prohaba, peristiwa yang menimpa warga Padang Hilir, Susoh itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Saat itu, dia memotong cabang pohon mangga milik warga di Jalan Kesehatan, Kota Blangpidie.

Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai operator sinso itu pergi bersama temannya. Kemudian naik ke atas bangunan rumah toko. Dia bermaksud memotong pohon mangga di rumah sebelah yang sudah condong ke atas bangunan tersebut.

Naas bagi Adri, ketika hendak memotong cabang yang sudah condong ke atas bangunan itu, dia langsung memegang kabel listrik yang terbentang dari tiang ke bangunan dimaksud. Seketika itu juga, tubuh Adri bergetar.

Melihat kondisi itu, rekannya langsung saja mendorong kabel listrik yang lengket di tangan Adri dengan kayu. Setelah kabel itu terlepas, Adri langsung terjerembab ke lantai gedung yang baru rampung satu tingkat itu.

Sejumlah warga yang mendengar permintaan tolong langsung naik ke atas bangunan, membantu menurunkan Adri yang sudah dalam kondisi pingsan. Selanjutnya, Adri dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdya di Padang Merantee, Ujung Padang, Susoh, yang berjarak sekitar delapan kilometer arah barat Kota Blangpidie.

Adri baru siuman setelah beberapa menit tiba di Unit Gawat Darurat. Namun, dia belum bisa banyak bicara. Karena itu, pihak keluarga belum bisa menanyakan kronologi kejadian tersebut.

Sementara dr Arfan yang menangani Adri mengatakan, pasiennya hanya terkejut atas kejadian itu. Sebab, arus yang masuk ke tubuhnya tidak menimbulkan luka bakar. “Peredaran darahnya normal. Ia hanya syok karena terkejut dengan kejadian itu,” katanya.(az)

Editor : bakri