Prohaba.co
Cemburu, Giwan Habisi Selingkuhan
Rabu, 19 Desember 2012 18:21 WIB
LUBUKPAKAM - Persian Herianto Ginting Alias Giwan (25) penduduk Dusun Lau Timah, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten  Deliserdang, Sumatera Utara, bertindak nekat dengan menghabisi selingkuhannya yang sedang hamil secara sadis.

Ironisnya, perbuatan Giwan yang dinilai nekad itu, dilakukan hanya karena cemburu, bahwa teman selingkuhannya itu “diperli” laki-laki lain.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi 4 Desember lalu. Sedang Giwan yang selama ini menjadi buron polisi, menyerahkan diri ke Polsek Kutalimbaru, Senin (17/12). Sementara temannya yang ikiut membantu membunuh, berinitial YS masih buron.

Keterangan dari Kepolisian menyebutkan,  tersangka yang sudah lama pisah ranjang dengan istrinya,  berkenalan dengan Imelda (24) di sebuah cafe  di kawasan Glugur Rimbun, Kecamatan Kutalimbaru. Dari jalinan  cinta itu, mereka sepakat tinggal serumah, walau belum menikah. Akibatnya, cinta itu terlanjur bersemai, hingga  hubungan terlarang yang mereka lakukan, membuahkan janin di perut Imelda.

Persoalan makin bertambah pelik, ketika Imelda ditaksir cowok lain. Mengetahui selingkuhannya ditaksir pria lain, membuat Giwan cemburu berat.

Akhirnya, api cemburu Giwan dilampiaskan kepada korban. Tersangka gelap mata dan menghujamkan pisau ke leher dan sekujur tubuh korban. Aksi pembunuhan itu dibantu YS. Korban terkapar bersimbah darah di rumah kontrakan mereka di Kompleks SD Inpres Desa Bumi Sejahtera Blok D, Kecamatan Kutalimbaru dan tewas di tempat kejadian kejadian.

Tersangka yang mengetahui korban tewas, bersama YS melarikan diri, kasus pembunuhan itu diketahui warga setelah curiga melihat rumah kosong. Lalu, kejadian ini dilaporkan ke polisi.

Setelah 14 hari melarikan diri, akhirnya Giwan tak tahan, dan menyerahkan diri ke Polsek Kutalimbaru. “Saya tidak tenang, selalu dihantui ketakutan, kemudian atas bujukan keluarga, akhirnya saya menyerahkan diri,” kata Giwan saat diperiksa lanjutan oleh polisi, dan mengaku membunuh korban, karena cemburu.(lau)

Editor : bakri