Prohaba.co
Bidik Hakim Nyak Pha dan Imron
Rabu, 19 Desember 2012 22:32 WIB
* KY Akan Periksa Yamani

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Yudisial (KY), Imam Ansori, menuturkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan, terkait dugaan keterlibatan hakim lain dalam pembatalan vonis mati gembong narkoba, Hengky Gunawan, yang dimotori oleh Ahmad Yamani.

Seperti diketahui, selain Yamani, dua orang hakim lain yakni Hakim Nyak Pha dan Hakim Imron Anwari diduga kuat telah terlibat dalam pemalsuan surat putusan vonis mati tersebut.

“Kita sudah memanggil sejumlah saksi dan bukti-bukti tertulisnya, dokumen dan sebagainya. Nanti kalau sudah kita anggap cukup kita baru panggil,” kata Imam, di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).

Untuk menindaklanjuti dugaan tersebut, maka KY akan segera melakukan pemeriksaan ulang terhadap Yamani. Pemeriksaan Yamani kali ini, dalam kapasitasnya sebagai saksi, untuk kemudian keterangan tersebut akan dijadikan bahan untuk kedua orang yang menjadi terlapor (Imron dan Nyak Pha).

“Kalau ini nanti kita yang periksa. Dua anggota majelis itu, Imron dan Nyak Pha. Nanti Pak Yamani kita panggil sebagai saksi bukan terlapor. Yang dua itu terlapor. Kalau Pak Yamani sudah dipecat bukan hakim lagi. KY tidak punya kewenangan memeriksa sebagai terlapor tapi sebagai saksi,” papar Imam.

Menurut Imam, dalam pendalaman kasus Yamani di Mahkamah Konstitusi (MK) memang telah ditemukan indikasi adanya keterlibatan hakim lain dalam kasus tersebut. Namun belum dapat dipastikan siapakah pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kalau pelanggaran diterapkannya terakhir. Ini ada indikasi jadi karena ada laporan dari masyarakat dan ditambah hasil pemeriksaan MK. Waktu Pak Yamani diperiksa di MK itu ada sejumlah pengakuan yang mengarah kepada salah satu anggota majelis yang lain,” ungkapnya.(ydh)

Editor : bakri