Prohaba.co
Napi Edar SS di Luar LP
Senin, 29 Oktober 2012 21:08 WIB
301013foto_12.jpg
SERAMBI/RIZWAN
Anggota Satnarkoba Polres Aceh Barat memperlihatkan dua warga terlibat kasus sabu-sabu. Foto direkam di Mapolres, Senin (29/10)
MEULABOH - Sam (34) yang masih berstatus narapidana (napi) di Lembaga Permasyarakatan (LP) Meulaboh, dibekuk aparat Polres Aceh Barat ketika mengedarkan sabu sabu (SS) di luar penjara. Polisi mengaku melakukan penangkapan 10 Oktober lalu sekira pukul 18.30 WIB. Dengan dalih pengembangan kasus, baru kemarin, penangkapan itu diinformasikan ke media.

Penangkapan itu sendiri dilakukan dalam rangkaian Operasi Antik yang digelar pada 7 hingga 26 Oktober 2012. Satuan Narkoba Polres Aceh Barat juga membekuk  14 warga lainnya yang terlibat kasus sabu-sabu dan ganja yang pelakunya di antaranya anak-anak usia sekolah. “Selama Operasi Antik ada 14 warga kita tangkap,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Artanto Sik melalui Kasat Narkoba, Iptu Budi Prasetyo SH didampingi KBO Satnarkoba, Bripka Ravino Satria, Senin (29/10).

Kapolres mengatakan, penangkapan Sam berawal dari laporan masyarakat. Dari keterangan Sam, sabu-sabu yang disita seberat 0,34 gram itu didapat dari seorang napi lain dari dalam LP sehingga polisi melakukan pengeledahan ke dalam LP. “Namun setelah kita lakukan pengeledehan ke dalam LP tidak kita dapati BB lain dan sejauh ini Sam sudah kita tahan dan masih terus kita kembangkan kasusnya,” jelas Kapolres.

Menurutnya, dalam Operasi Antik, Satnarkoba juga membekuk 13 pelaku lainnya pada sejumlah lokasi berbeda di Aceh Barat yakni Ra (49) warga Suak Ribee dengan barang bukti (BB) 4,96 gram sabu-sabu, Ma (30), warga Peunaga Paya dengan BB 0,2 gram sabu-sabu, Wi (30), warga Peunaga Rayek dengan BB 0,02 gram sabu-sabu, Su (22), warga komplek perumahan Blang Beurandang dengan BB 86,16 gram ganja, dan Ai (23), warga Abdya dengan BB 0,16 gram sabu-sabu.

Selain itu seorang perempuan juga dibekuk yakni Ya (26) warga Seuneubok yakni diamankan barang bukti 1 buah bong isap. “Dalam operasi itu kita juga menangkan 6 anak-anak yang terlibat kasus ganja dan kini masih terus kita kembangkan. Sebanyak 14 tersangka masih kita tahan di sel Mapolres,” ungkapnya.(riz)
 

Editor : bakri